aLGhi FreAky Boy

Grindcore

12/24/2008 01:44:00 AM
Grindcore, sering di singkat menjadi grind, adalah gabungan dari beberapa musik ekstrim: inspirasinya dimulai dari beberapa genre musik populer yang sangat cepat (seperti mengasah) industrial, extreme metal dan hardcore punk. Walaupun gaya musiknya yang amat sangat tidak disukai, pengaruh grindcore menyebar ke pelosok dunia musik, terutama power violence, avant-garde jazz, musik industrial yang sangat komersil dan genre-genre nu metal.

Grindcore di golongkan dengan distorsi berat, gitar dengan stem yang rendah, tempo yang ekstrim, sering diiringi degan beat-beat yang meledak, lagu sering berakhir tidak lebih dari dua menit (beberapa sering juga amat panjang) vokal penuh dengan geraman dan teriakan nada tinggi, hampir mirip dengan crust punk. Lirik selalu bertemakan dari sosial dan politik (Napalm Death), kematian dan darah (Carcass) dan humor (Anal Cunt).

Akar sejarah dan pengaruhnya


1980s

Genre musik ini berkembang selama pertengahan tahun 80-an di Inggris oleh Napalm Death, selanjutnya di ikuti oleh teman sejawatnya dari Inggris Carcass, Terrorizer dari Amerika dan Agathocles dari Belgia. Nama "grindcore" diperkirakan di ucapkan oleh mantan drummer Napalm Death, Mick Harris. Ketika di tanya tentang istilahnya, dia mengatakan sebagai berikut:

“ Grindcore came from "grind", which was the only word I could use to describe Swans after buying their first record in '84. Then with this new hardcore movement that started to really blossom in '85, I thought "grind" really fit because of the speed so I started to call it grindcore. ”

Sumber lain menyangkal pernyataan Harris. Didalam artikel majalah Spin di tulis tentang sebuah genre, Steven Blush menyatakan bahwa "orang yang sering menyebutkan" untuk menyuarakan style grindcore adalah Shane Embury, basis Napalm Death sejak 1987. Embury mengusulkan pada pernyataan dirinya sendiri tentang bagaimana "sound" grindcore seharusnya:

“ As far as how this whole sound got started, we were really into Celtic Frost, Siege - which is a hardcore band from Boston - a lot of hardcore and death-metal bands, and some industrial-noise bands like the early Swans. So, we just created a mesh of all those things. It's just everything going at a hundred miles per hour, basically. ”
Pelopor grindcore, Napalm Death, formasi ke-8.
Dari kiri-kanan: Lee Dorrian, Shane Embury, Bill Steer, Mick Harris

Pendiri Earache Records Digby Pearson setuju dengan Embury, mengatakan bahwa Napalm Death "put hardcore and metal through an accelerator". Pearson, bagaimanapun grindcore "wasn't just about the speed of [the] drums, blast beats, etc." Ia menyatakan bahwa "it actually was coined to describe the guitars - heavy, downtuned, bleak, harsh riffing guitars [that] 'grind', so that's what the genre was described as, by the musicians who were its innovators [and] proponents."

Beberapa kunci personel grup disebutkan oleh anggota dan mantan anggota Napalm Death pertumbuhannya dipengaruhi oleh band-band seperti Discharge, Lärm, Amebix, Repulsion, Throbbing Gristle, Dirty Rotten Imbeciles and the aforementioned Siege, Celtic Frost and the Swans. Post-punk, such as Killing Joke dan Joy Division, juga di sebutkan sebagai pengaruh di awal kelahiran, berikutnya di sbutkan dalam setengah DVD Scum Napalm Death reissue.

Grup seminal grindcore yang lain adalah Assück (Florida), Sore Throat (UK), and Brutal Truth (New York).

1990s

Scott Hull adalah pemain grindcore terkenal sejaman, melalui partisipasinya di Pig Destroyer dan Agoraphobic Nosebleed. The Locust juga pemain grindcore terkenal.

Gaya Musikal


Stem gitar nada rendah

Vynil side A dari debut Scum Napalm Death, di set standard tuning sementara di side B gitars distem dengan nada rendah menjadi 2½ steps. Album kedua mereka dan Mentally Murdered EP di stem menjadi C#. Harmony Corruption, penawaran ke tiga mereka, d stem tinggi menjadi a D. Sahabat grindcore Carcass juga merendahkan nadanya - khususnya a B. Bolt Thrower lebih merendahkan nadanya dari Carcass, menjadi 3½ steps down (A). Godflesh, awalnya memainkan grindcore scene, salah satu stem mereka B atau C sharp.

Lagu-lagu berdurasi pendek

Salah satu karakteristik dari grindcore dan genre-genre yang berhubungan adalah lagu yang berdurasi pendek (microsong); lagu berakhir dengan cepat. Pada tahun 2001, the Guinness Book of World Records Brutal Truth mencatat rekor "Video Musik Terpendek" untuk "Collateral Damage" ditahun 1994, lagu berdurasi hanya 4 detik. Di tahun 2007 Napalm Death mencatat rekor terbaru untuk video "You Suffer" sebagai "Video Musik Terpendek" hanya berdurasi: 1.3 detik.

Tema Lirikal

Lagu-lagu selalu bertemakan anti-rasisme, feminisme, anti-militerisme, dan anti-kapitalisme. Grup Grindcore lain seperti Carcass bertemakan seputar pembusukan mayat dan darah. Karya-karya Carcass terkadang di identifikasikan sebagai asal muasal goregrind, yang selalu menampilkan tema-tema jasmaniah.

Warisan

Walaupun genre non-komersil yang sengaja dibuat, pengaruh grindcore dengan cepat menyebar melalui hardcore dan dunia metal.

Power violence, lebih metal ketimbang grindcore, meskipun demikian, tetap terpengaruh oleh banyak band-band sebelumnya.

Band Industrial metal bands sepert Fear Factory telah menyebutkan bahwa kita berhutang kepada genre ini selama bertahun-tahun.

Beberapa band nu metal juga menyatakan pengaruh style permainannya: Wes Borland, gitaris Limp Bizkit seorang fan Carcass.

Chris Fehn percussionis Slipknot's #3, juga mengatakan Carcass mempengaruhi style pada bandnya.

The Panacea, seorang musisi breakcore terkenal, menyatakan dirinya sebagai "the digital version of Napalm Death"

Andrew W.K. sering membicarakan dengan antusias tentang kecintaannya terhadap Napalm Death.

Mantan gitaris Napalm Death, Justin Broadrick, berkarir memainkan industrial metal bersama Godflesh. Mick Harris, dalam proyek post-Napalm, Scorn, dengan singkat mengeksperimenkan gaya ini.


Read On 0 komentar

Black Metal

12/24/2008 01:34:00 AM
Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudul Black Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate, Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence sama Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.

Band yang terkenal dari jenis musik ini adalah Dimmu Borgir, Cradle of Filth, Dark Funeral, Emperor dan Immortal

Karakter Black Metal

Berikut ini gaya dan ciri-ciri permainan band-band Black Metal:

Gitar

  • Cepat, didalam Rhytm gitar yang cepat, terselip melodi gitar yang samar-samar dan lama-lama berubah menjadi Alternate picking dan tremolo pick
  • Distorsi yang banyak memainkan Power chord.
  • Seteman gitar sama persis seperti Death metal. Di Chord D atau Chord C atau lebih rendah lagi.

Drum

  • Double bass drum sangat tipis jika dimainkan, sangat bertenaga, kadang bersama-sama dengan pukulan Snare Drum dengan gaya meledak-ledak (hentakan keras). Kadang kita hanya akan mendengarkan bass drum yang berbunyi sedetik.
  • Kadang, drum juga bisa bermain sangat lambat, Tergantung suasana musik.
  • Bahkan ada kalanya band-band seperti Burzum atau Xasthur sering tidak menggunakan drum dibeberapa lagu.
  • Beberapa band menggunakan drum mesin untuk performa lebih baik.

Lirik, Vokal

  • Lirik dinyanyikan dengan jelas. Bernuansa kikir, setan yang mengingatkan kepada penyiksaan, dan ini sudah menjadi standar band-band Black Metal.
  • Ada yang dinyanyikan bersatu seperti simponi. Lalu band-band Black metal menamakanya Symphonic Black Metal
  • Banyak juga yang sering dinyanyikan laki-laki dan perempuan seperti lagu-lagu simponi Gregorian.
  • Sering ada efek di vokalnya dan membuat suara seperti Atmospher.
  • Lirik sering mengambil kata-kata yang berbau setan, penyembahan berhala, dewa-dewa kuno, tema gaib yang mengutuk agama Kristen (Anti Chrisi).
  • Lirik bertema perang, udara dingin, kegelapan, hutan, dan lingkungan alami di eropa.

Keyboard

  • Biasanya setingan keyboard, biola, choir, dan organ menyerupai setelan musik gereja supaya meniru suara Kathedral dan orkestra yang terasa sejuk, dingin, samar dan menyedihkan.

Performa

  • Tidak suka bermain live dan lebih cenderung bermain gaya. Beberapa band Black Metal seperti Darkthrone menolak untuk bermain live. Banyak juga solo Black Metal seperti Clandestine Blaze, Burzum, Leviathan dan Xasthur juga menolak bermain live karena mereka terdiri dari 1 anggota. Tetapi satu band seperti Satanic Warmaster, bermain bersama musisi ekstra secara khas demi/untuk maksud kinerja live.

Jumlah band dengan seorang line-up penuh, seperti Borknagar, Emperor, Gorgoroth, Neurotic of Gods dan Dark Funeral memainkan konser langsung.

  • Rata-rata band ingin terlihat tampil se-mengerikan mungkin.
  • Kebanyakan band mengecat muka mereka menyerupai mayat (Corpse Paint), dan ini telah menjadi standar musik Black Metal.





Read On 0 komentar

Death Metal

12/24/2008 01:29:00 AM
Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut "Cookie Monster vocals".

Beberapa pelopor genre ini adalah Venom dengan albumnya Welcome to Hell (1981) dan Death dengan albumnya Scream Bloody Gore (1987). Death metal kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh band-band seperti Carcass, Morbid Angel, Entombed, God Macabre, Carnage, dan Grave.

Di Indonesia, genre ini diawali pergerakan dan perkembangan-nya di tahun 1990-an dengan band thrash metal Rotor di Jakarta dan beberapa band pioneer death metal lainnya di daerah lain, seperti Adaptor dari Jakarta , Insanity dan Hallucination dari Bandung, Death Vomit dari Jogjakarta , Slow Death dari Surabaya, kemudian berkembang dengan band band berbahaya dan bereputasi internasional, Jasad , Disinfected,dan Ancur dari Bandung , Siksa Kubur , Funeral Inception dari Jakarta dan Cranial Incisored dari Jogjakarta

Beberapa subgenre death metal:

  • Melodic death metal - heavy metal dicampur dengan beberapa unsur death metal, misalnya death growl dan blastbeat
  • Progressive death metal - gabungan antara death metal dan progressive metal
  • Brutal death metal - gabungan antara grindcore dan death metal
  • Slam death metal - gabungan antara metalcore/groove metal dan death metal
  • Death/Doom - gabungan antara doom metal dan death metal
  • Blackened death metal - gabungan antara black metal dan death metal
Read On 0 komentar

Gothic Metal

12/22/2008 09:20:00 PM
Gothic metal adalah sejenis musik metal yang biasanya (namun tidak selalu) memakai dua orang vokalis. Pertama vokal wanita dengan suara soprano, lalu vokal kedua adalah vokal pria dengan gaya vokal dari musik black atau death metal (sehingga gaya vokal seperti itu banyak disebut sebagai vokal 'Beauty and the Beast'). Lirik-liriknya kebanyakan bernuansa pagan, kemuraman, kegelapan. Aliran musik ini paling populer di Eropa, meskipun jumlah penggemar mainstream (kalangan umum) tidak banyak.

Band yang terkenal dalam jenis musik ini adalah : Theater of Tragedy, Lacuna Coil, Trail of Tear

Gothic Metal, Gothic Doom Metal & Gothic-Operatic Power Metal.

Gothic Metal ialah musik metal yang berasaskan riff guitar seperti musik Thrash/Heavy Metal yang agak bermelodi redup serta diadunkan dan disadurkan dengan unsur-unsur keyboard dan synth, serta lirik metafora/puisi yang menjurus kearah kegelapan,kemuraman dan pagan seperti band My Dying Bride Paradise Lost Anathema->ini band doom yang berpengaruh pada gothic ! dan kemudian dikembangkan oleh band sepertiEvereve dan Crematory.

Daripada musik akar Gothic Metal inilah muncul pula aliran Gothic Doom Metal dan Gothic Operatic Power Metal. Pembawa musik aliran Gothic/Doom yang terkenal ialah Theatre of Tragedy, mereka ialah band Gothic Doom Metal yang pertama yang memperkenalkan konsep “Beauty and the Beast act” iaitu konsep nyanyian yang menggabungkan suara growl seakan-akan Death Metal yang digandingkan dengan suara Mezzo-Soprano penyanyi wanita, bunyi guitarnya agak keras dan berat(Doom). Nightwish pula adalah contoh terbaik band Gothic Operatic Power Metal yang menggabungkan musik Power Metal yang diadunkan dengan keyboard/synth serta lirik yang berlatarkan Gothic serta nyanyian soprano yang menonjol daripada penyanyi wanita.

Sekarang agak banyak kekeliruan yang timbul antara Operatic dan Gothic. Operatic Metal ialah seperti yang dibawa Therion dan Nightwish, yang menggabungkan unsur-unsur Simfoni Orkestra dan vocal Soprano. Vocal wanita dalam aliran Gothic pula lebih kepada Mezzo-soprano (ton nada suara yang rendah, seakan-akan suara nyanyian biasa).

Adalah penting untuk diingatkan bahawa Gothic Metal adalah berbeda daripada apa yang dibawa oleh band mainstream My Chemical Romance

Read On 0 komentar

Gitar Bass

12/22/2008 08:51:00 PM

Gitar bass listrik (biasa disebut Bass listrik atau bass saja) adalah alat musik senar yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik tapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar (gitar listrik memiliki enam senar).
tambahan:
bobot dari bass sendiri idealnya lebih berat daripada gitar electric biasa, hal ini dikarenakan senarnya yang lebih tebal (untuk menjaga kerendahan nada/bunyi) sehingga menyebabkan harus memilih kayu yang lebih padat dan keras untuk menyeimbangi takanan pada "neck" (leher gitar.
selain itu ukuran fret (kolom pada gitar) yang lebih besar yang disesuaikan dengan ketebalan senar.
ada banyak jenis bass yang dipakai sampai dengan saat ini. Yang paling banyak dipakai berupa contra bass dan ciello bass (yang biasa digunakan untuk pertunjukan opera), electric bass (biasa digunakan untuk semua jenis pertunjukan terutama band) serta "fretless" bass yang sama dengan electric bass tapi tidak ada fret(kolom/pembatas pada papan tekan/neck) pada bass tersebut. Prinsip kerja fretless bass mirip dengan contra/ciello bass hanya saja berbentuk gitar electric.

Senar dan tuning
Empat senar
Biasanya di-tune "G-D-A-E", "G-D-A-D", "G-D-G-D", "D-A-E-B", "F-C-G-D" atau "F-C-G-C"
Lima senar
Biasanya di-tune "G-D-A-E-B" tapi terkadang "C-G-D-A-E".
Enam senar
Biasanya di-tune "C-G-D-A-E-B" atau "B-G-D-A-E-B", walaupun "E-B-G-D-A-E" juga suka dipakai.
Tuning di atas diurutkan berdasarkan nomor senar (senar 1, senar 2, dan seterusnya), dimana senar 1 adalah senar terbawah dari gitar bass (senar yang paling tipis).
Pemain bass memilih menggunakan bass dengan lima senar ataupun enam senar dikarenakan lebih luasnya range nada yang bisa dimainkannya. Bass bersenar enam jarang dipakai daripada bass bersenar empat dan bass bersenar lima. Biasanya bass bersenar enam ini banyak dipakai oleh pemain bass beraliran jazz, walaupun tidak dipungkiri pemain beraliran rock-pun ada juga yang memakainya, dikarenakan lebih luasnya range nada yang bisa dimainkannya.

Read On 0 komentar

RHCP Vakum 2 tahun, Flea Jadi Siswa Sekolah Musik

12/22/2008 06:28:00 AM

Pasca keputusan vakumnya band legendaris Red Hot Chilli Peppers, masing-masing personelnya memilih untuk mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang berbeda-beda. Namun rasanya tak ada yang lebih mengejutkan dari aktivitas yang dikerjakan oleh sang bassis, Flea. Sosok yang dianggap sebagai dewa bass terpopuler di Indonesia ini justru memilih untuk belajar musik di sebuah universitas.

Di University of Southern California, Flea yang kini berusia 46 tahun meengambil konsentrasi studi seputar teori, komposisi, dan jazz terompet. Jazz terompet? Ya, tak banyak yang tahu memang bahwa sebelum bermain bass Flea telah lebih dulu memainkan alat musik tiup ini. Bahkan ia pernah tampil sebagai bintang tamu sebagai pemain terompet di sebuah penampilan Nirvana pada masa Kurt Cobain masih hidup.

Flea juga dikabarkan akan merampungkan album solo bassnya di masa vakum band yang telah dibesarkannya itu. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa sebenarnya tak ada batasan usia untuk belajar musik. (/diaz)
Read On 0 komentar

Bass Heroes

12/22/2008 03:51:00 AM

BASS HEROES-13 BASSIST JAWARA

Barangkali ini adalah yang pertama di dunia. Sebuah ensemble pemain bass dengan jumlah 'tidak main-main', 13 orang! Dan ditambah lagi, ke semua pemain bass yang terlibat, juga adalah nama yang 'tidak main-main'. Inilah sebuah proyek musik langka yang boleh dibilang sangat kompleks permasalahannya, tapi toh akhirnya dapat terwujud juga adanya.

Bass Heroes, bergulir sebagai konsep atas gagasan Thomas Ramdhan, bassist nan enerjik dari kelompok musik GIGI. Gagasan ini kian berkembang setelah Thomas bertemu lagi dengan sahabat lamanya, Bongky Ismail, bassist kelompok bip itu. Memang menjadi menarik untuk mengikuti, menyimak dan sekaligus melihat, bahwasanya pemain bass yang biasanya berada di garis belakang, sekarang ditarik ke garis depan. Biasanya lebih pada posisi 'bertahan', bahu membahu dengan drums, kini justru memimpin di barisan depan. Apa jadinya ya? Mana lagi, ada 13 pemain bass yang bermain bareng! Siapkah telinga kita 'digempur' kumpulan penghasil 'nada-nada rendah'?

Maka kedua kawan karib sejak lama itu, Thomas dan Bongky, akhirnya melangkah lebih jauh. Mereka kerja bareng menjadi produser rekaman unik dan berbeda ini. Tidak mudah mengajak ataupun mengumpulkan rekan-rekan sesama bassist uniuk dapat terlibat dalam proyek rekaman ini. Lumayan kompleks persoalan dalam mewujudkan mimpi ini. Paling tidak, yaing mendasar adalah menyiasati jadual berkumpul di sela-sela kesibukan semua bassist dalam grupnya masing-masing.

Alhasil 'terjaringlah' 11 pemain bass lain, yang bersedia dan memiliki cukup waktu untuk bersama-sama menuntaskan konsep rekaman ensemble bass ini. Dan ke 13 nama tersebut juga menyodorkan permainannya masing-masing pada setiap lagu karya mereka.

Bass Heroes, sebagai album rekaman yang diambil SONYBMG Music yang lantas bertindak sebagai executive producer, menempatkan dua buah lagu yang mengetengahkan permainan ke 13 pemain bass sekaligus. Kedua lagu menjadi pembuka dan penutup album ini. Rame-Rame karya almarhum Christ Kayhatu dan George Leiwakabessy, dijadikan sebagai nomer pembuka. Lagu riang yang jazzy, dan popular di era 80an ini, tetap tidak menyusut keriangannya dari tangan aranjer Bongky. Tapi jelas, keriangan yang dihasilkan memang menjadi berbeda. Ke 13 pemain bass dengan karakter dan sound bassnya masing-masing saling 'berdialog' dan mengisi penuh sepanjang lagu.

Begitupun halnya dengan Cucak Rowo, yang dijadikan lagu penutup. Lagu yang dipopulerkan Didi Kempot ini memang tetap menggoyang dan menghentak, walau terasa betul ketebalan ekstra bunyian nada rendah yang mendominasi. Tapi sama sekali tidak mengganggu, untuk mengajak 'bergoyang' pendengarnya.

Dan pada lagu-lagu lain, bass pun muncul ke depan dengan pelbagai bentuk karakter yang berbeda. Bisa terasa 'galak' dengan 'menyalak' nyaring terutama lewat Iwan Xaverius dengan karyanya bertajuk, IXS II ataupun pada penampilan satu-satunya bassist cewek, sekaligus yang termuda, Nissa Hamzah yang dikenal sebagai bassist grup muda Omelette, pada karyanya berjudul Rush. Kedua bassist tersebut di atas, didukung pula oleh musisi lain sebagai gitaris dan drummer. Namun bass tetap menjadi leader yang mendominasi.

Seperti juga halnya pada Regge Kasmaran yang terasa mengajak bersantai, karya Bongky, dimana Bongky didukung Kun Kun (drum, keyboard & percussion)
serta Ujie (gitar). Sementara Thomas Ramdhan, menyembulkan kesan
ayo bergoyang lebih seru lewat Alone yang memiliki nuansa techno. Ada juga kesan menghanyutkan lewat permainan Bintang Indrianto, bassist yang belakangan aktif pula sebagai produser album-album jazz, dengan lagu Kupuja. Bintang berduet dengan istrinya sendiri yang memang penyanyi, Netta. Ia memainkan dua bass, fretless sebagai melody dan fretted sebagai rhythm, dengan didukung pula dua gitaris, Denny Chasmala dan Dewa Budjana.

Ada pula kesan ' bergoyang sambil terhanyut' lewat Bondan Prakoso, dalam Psychedelic Sub Rhythm, dimana bassnya diajaknya ikut bemyanyi. Lewat Summer Sky, bassist Arie Firman yang merupakan mantan personil the Groove, menampilkan kesan genit dan cantik. Sedangkan Rindra yang dikenal sebagai bassist grup musik PADI tampil menyodorkan kesan indah lewat My Friend's Song, dimana hadir tiupan saksofon oleh Marion. Begitupun halnya dengan Indro Hardjodikoro, salah satu session player terlaris dengan Titik Awal, yang melibatkan tiupan trumpet dari Rio Sally selain bunyian solo piano oleh Aga.

Sementara bassist lain, seolah keluar dari wama dasar kelompok musiknya masing-masing, semisal Adam yang dikenal sebagai bassist Sheila on 7, menyodorkan 1..2..3..Go! yang didukung drummer grupnya juga, Bryan. Ronny dari grup musik Cokelat juga sedikit berbeda, dengan Basskuhepi, yang didukung pula oleh drummer grupnya, Ervin. Kemudian bassist muda, yang adalah putra musisi jazz kawakan Benny Likumahuwa, Barry Likumahuwa menyodorkan lagu bertema riang yang didukung rapper, Ivan Saba. Dalam lagu Mi Angelita. Barry juga didukung drummer muda Rayendra Soenito. Sementara itu Arya Setyadi, yang lebih dikenal sebagai instruktur sekaligus rajin melakukan bass clinic, bermain so!o mendepankan permainan bassnya yang acapkali diselipkan tehnik tapping, lewat komposisi She's Mine.

Materi para pemain bass, dengan segenap karya lagunya, sungguh membuat album rekaman ini menjadi tambah menarik. Tak melulu sekadar konsep dasar yang memang unik dan berbeda karena mengede`an instrumen bass, tapi juga tengan hasil pelbagai corak musik yang disodorkan. Bungkusannya menjadi penuh bunyian, yang menggabungkan beragam unsur musik baik itu pop, jazz/fusion, rock, techno hingga hiphop ataupun R n B.

Dan proyek musik inipun lantas menjadi kian menarik urntuk diikuti, kali ini tak cuma untuk disimak tapi sekaliges dilihat, karena Bass Heroes;temyata tak berhenti hanya pada album rekaman namun berlanjut ke konser. Adalah POS Entertainment, yang sukses dengan sajian Konser Trisum pada akhir Desember
lalu, yang berniat memanggungkan konsep pasukan bass ini secara lengkap, di Graha Bhakti Budaya- Taman Ismail Marzuki, pada Selasa, 28 Februari 2006. Kali ini POS Entertainment didukung penuh oleh Djarum Super dan juga SONYBMG Music.

TERCATAT DALAM MURI
Bass Heroes memang sebuah sejarah musik yang unik dan langka. Sehingga bahkan pihak Museum Rekor Indonesia pun mencatatnya sebagai sebuah rekor baru, dengan ditandai penyerahan sertifikat pada konser Bass Heroes di TIM tsb. Maka inilah sebuah tantangan baru, mengukur kesanggupan telinga kita menerima serbuan dominasi nada-nada rendah, tak hanya di rekaman tapi bahkan juga di atas pentas. Bersiaplah, pasukan Bass Heroes dipimpin Thomas Ramdhan dan Bongky Ismail, memang 'tidak main-main' dan sangat siap menggempur kuping para penikmat musik tanah air!
Read On 0 komentar

Musik itu apa???

12/21/2008 09:03:00 PM

Musik ialah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:

  • Bunyi yang dianggap enak oleh pendengarnya
  • Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik

Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.

Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

Dalam beberapa dekade terakhir ini dunia musik mengalami banyak perkembangan. Banyak jenis musik baru yang lahir dan berkembang. Contohnya musik triphop yang merupakan perpaduan antara beat-beat elektronik dengan musik pop yang ringan dan enak didengar. Contoh musisi yang mengusung jenis musik ini adalah Frou Frou, Sneaker Pimps dan Lamb. Ada juga hip-hop rock yang diusung oleh Linkin Park. Belum lagi dance rock dan neo wave rock yang kini sedang 'in'. banyak kelompok musik baru yang berkibar dengan jenis musik ini, antara lain Franz Ferdinand, Bloc Party, The Killers, The Bravery dan masih banyak lagi.

Read On 0 komentar
As I Lay Dying Pictures, Images and Photos
Profil Facebook Jihad Afghan Alghifari

klik gambar ini untuk berteman lewat friendster ///_^

Label